Hati-hati, Penyakit Gusi Bisa Picu Sakit Jantung?!

Tahukah sahabat kalau penyakit gusi yang dibiarkan terus menerus dapat memicu penyakit lain! bahkan penyakit gusi beresiko menyebabkan sakit jantung di kemudian hari?

 

Penyebab Sakit Jantung

 

Sakit Jantung
Sumber : https://i1.wp.com/www.hops.id/wp-content/uploads/2020/06/Hackensack-Meridian-Health.jpg?resize=780%2C470&ssl=1

Penyakit jantung yang dimaksud di atas adalah “Bacterial Endocarditis”, yaitu infeksi pada lapisan dalam jantung. Penyakit ini disebabkan oleh masuknya bakteri ke dalam peredaran darah dan menginfeksi jantung. 50% kasus penyakit ini dilaporkan berkaitan dengan bakteri viridans Streptococcus sp, yang mayoritas terdapat pada plak gigi dan gusi yang meradang (Gingivitis). Lantas tahukah sahabat dari mana bakteri pada plak gigi tersebut bisa masuk ke peredaran darah?

 

SALAH SATUNYA ADALAH SAAT SIKAT GIGI, SAHABAT!

 

Hal ini dapat terjadi pada orang yang mengalami peradangan pada gusinya. Tanda peradangan tersebut berupa gusi yang mudah berdarah saat sikat gigi atau makan, warnanya yang merah bersinar, bentuknya yang lebih besar dan mengkilap, serta banyaknya plak dan karang gigi di sekitar gusi tersebut! Perubahan pada gusi ini merupakan tanda bahwa gusi telah meradang akibat bakteri yang ada pada plak dan karang gigi! Akibatnya, saat gusi berdarah saat sikat gigi, bakteripun dapat masuk ke peredaran darah dan mengitari tubuh hingga mencapai jantung.

 

BACA JUGA: Mulut Kering? Ini Cara Cepat Mengatasinya!

 

 

Bagaimana Solusinya?

 

Yaitu dengan rutin membersihkan plak dengan sikat gigi dan flossing serta membersihkan karang gigi ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali! Teknik sikat gigi yang dilakukan harus tepat, salah satunya dengan teknik modifikasi Bass, dilakukan 2 kali sehari, yaitu pagi 30 menit setelah sarapan dan malam sebelum tidur.  Jika kedua hal tersebut sudah dilakukan, maka anda dapat terhindari dari salah satu komplikasi penyakit gusi ini sahabat! Tidak hanya penyakit jantung, namun juga pneumonia, meningitis, Alzheimer, dan lain-lain. Maka dari itu, rajinlah mengontrol gigi anda ya Sahabat!

 

Artikel ini ditulis oleh : drg. Thalita Audi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Ada yang bisa dibantu?