Waktu Menyikat Gigi yang Tepat, Hal Penting yang Terabaikan

Walau terlihat sederhana, namun waktu menyikat gigi merupakan hal yang perlu diperhartikan loh moms! Pasalnya, kita harus mengetahui kapan menyikat gigi data memberikan efek menguatkan gigi atau sebaliknya!

 

Kapan Waktu Terbaik Menyikat Gigi?

 

 

Pertama-tama, moms dapat mengamati grafik tersebut terlebih dahulu. Setiap setelah kita mengonsumsi makanan/minuman yang mengandung gula, maka gula tersebut akan bertemu dengan plak berisi bakteri pada gigi. Gula akan diubah oleh bakteri plak menjadi asam dalam kurun waktu 2-5 menit pertama, hingga menghasilkan asam dengan level yang dapat “melepaskan” mineral gigi (pH < 5.5).

 

Bagaimana Terjadinya Proses Demineralisasi?

 

Proses terlepasnya mineral dari gigi tersebut akan berjalan kurang lebih hingga 10 menit. Disini, gigi mengalami DEMINERALISASI atau kehilangan mineral penyusunnya. Namun, seiring dengan konsumsi makanan, terjadi pula peningkatan jumlah air liur yang mengandung mineral-mineral. Mineral tersebut dapat membantu menetralkan keasaman plak bakteri pada gigi. Maka dari itu, level keasaman pada permukaan gigi akan berkurang perlahan hingga mencapai titik dimana mineral gigi tidak bisa terkikis lagi. Hal tersebut memakan waktu 30 menit, dan akan terus berkurang hingga kembali ke kondisi semula (kondisi netral) pada waktu 60 menit.

 

Maka dari itu, menyikat gigi langsung setelah makan tidak disarankan ya moms!! Karena alih-alih menguatkan gigi, pembersihan mekanis dengan sikat dan pasta gigi saat terjadi demineralisasi tersebut malah bisa menambah jumlah mineral gigi yang hilang dari gigi! Mindok menyarankan untuk menyikat gigi berjarak dari setelah makan/minum, minimal 30 menit setelahnya ya moms! Sehingga efek penguatan gigi oleh fluoride dapat terjadi!

 

BACA JUGA: Gigi Berlubang Besar, Cabut atau Pertahankan?

 

 

Artikel ini ditulis oleh : drg. Thalita Audi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Ada yang bisa dibantu?