fbpx
Overview

Campak adalah infeksi pada anak-anak yang disebabkan oleh virus rubeola. Penyakit campak merupakan penyakir yang cukup umum, sehingga saat ini campak hampir selalu dapat dicegah dengan vaksin.

Penyakit ini juga disebut rubeola. Campak menyebar dengan mudah dan bisa menjadi serius bahkan fatal bagi anak kecil. Sementara tingkat kematian akibat campak telah menurun di seluruh dunia karena sudah banyak anak menerima vaksin campak. Namun, penyakit ini masih dapat membunuh lebih dari 200.000 orang per tahun dan kebanyakannya anak-anak.

Penyebab dan Gejala

Penyebab

Campak adalah penyakit yang sangat mudah menular. Campak disebabkan oleh virus yang ditemukan di hidung dan tenggorokan anak atau orang dewasa yang terinfeksi. Ketika seseorang dengan campak batuk, bersin, atau berbicara, tetesan/droplet menular dan menyebar ke udara, di mana orang lain dapat menghirupnya. Tetesan yang infeksi dapat menggantung di udara selama sekitar satu jam.

Tetesan menular juga dapat mendarat di permukaan, di mana mereka dapat hidup dan menyebar selama beberapa jam. Anda bisa mendapatkan virus campak dengan meletakkan jari-jari Anda yang terinfeksi di mulut atau hidung atau menggosok mata Anda

Campak sangat menular dari sekitar empat hari sebelum sampai empat hari setelah ruam muncul. Sekitar 90% orang yang belum pernah menderita campak atau telah divaksinasi campak dapat terinfeksi bila terkena virus campak.

Gejala

Tanda dan gejala campak muncul sekitar 10 hingga 14 hari setelah terpapar virus. Tanda dan gejala campak biasanya meliputi:

  • Demam
  • Batuk kering
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Mata yang meradang (konjungtivitis)
  • Bintik-bintik putih kecil dengan pusat putih kebiruan dan sekeliling belakang berwarna merah yang ditemukan di dalam mulut pada lapisan dalam pipi, juga disebut bintik Koplik.
  • Ruam kulit yang terdiri dari bercak besar dan rata

Infeksi terjadi secara bertahap selama 2 sampai 3 minggu.

  • Infeksi dan inkubasi. Selama 10 sampai 14 hari pertama setelah infeksi, virus campak menyebar di dalam tubuh. Tidak ada tanda atau gejala campak selama ini.
  • Tanda dan gejala nonspesifik. Campak biasanya dimulai dengan demam ringan sampai sedang, seringkali dengan batuk terus-menerus, pilek, mata meradang (konjungtivitis) dan sakit tenggorokan. Penyakit yang relatif ringan ini dapat berlangsung selama 2 hingga 3 hari.
  • Penyakit akut dan ruam. Ruam terdiri dari bintik-bintik merah kecil, beberapa di antaranya sedikit terangkat. Bintik-bintik dan benjolan dalam kelompok membuat kulit tampak merah.

Selama beberapa hari berikutnya, ruam menyebar ke lengan, dada dan punggung, lalu ke paha, tungkai bawah dan kaki. Pada saat yang sama, demam meningkat tajam, seringkali setinggi 104 hingga 105,8 F (40 hingga 41 C).

  • Pemulihan. Ruam campak dapat berlangsung sekitar tujuh hari. Ruam berangsur-angsur memudar, pertama dari daerah wajah dan terakhir dari paha dan kaki. Saat gejala penyakit lainnya hilang, batuk, dan penggelapan atau pengelupasan kulit tempat ruam mungkin bertahan selama sekitar 10 hari.

 

Kapan seseorang dapat menularkan virus campak?

Seseorang penderita campak dapat menularkan virus campak ke orang lain selama sekitar delapan hari, dimulai empat hari sebelum ruam muncul dan berakhir setelah ruam muncul selama empat hari.

Kapan harus ke dokter?

Hubungi dokter Anda jika Anda menyadari Anda atau anak Anda mungkin terkena campak atau jika Anda atau anak Anda mengalami gejala yang terlihat seperti campak.

Perhatikan kembali catatan vaksinasi keluarga Anda dengan dokter Anda, terutama sebelum anak-anak Anda memulai sekolah atau perguruan tinggi dan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Perawatan

Tidak ada pengobatan khusus untuk infeksi campak setelah seseorang tertular. Perawatan termasuk memberikan tindakan kenyamanan untuk meredakan gejala, seperti istirahat, dan mengobati atau mencegah komplikasi.

Namun, beberapa tindakan dapat dipilih untuk melindungi individu yang tidak memiliki kekebalan terhadap campak setelah mereka terpapar virus.

  • Vaksinasi pasca papaparan. Orang yang tidak memiliki kekebalan terhadap campak, termasuk bayi, dapat diberikan vaksin campak dalam waktu 72 jam setelah terpapar virus campak untuk memberikan perlindungan terhadapnya. Jika campak masih berkembang, biasanya memiliki gejala yang lebih ringan dan berlangsung dalam waktu yang lebih singkat.
  • Serum imun globulin. Wanita hamil, bayi, dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah yang terpapar virus dapat menerima suntikan protein (antibodi) yang disebut serum imun globulin. Ketika diberikan dalam waktu enam hari setelah terpapar virus, antibodi ini dapat mencegah campak atau membuat gejalanya tidak terlalu parah.
Komplikasi

Komplikasi campak dapat meliputi:

  • Diare dan muntah. Diare dan muntah dapat mengakibatkan kehilangan terlalu banyak air dari tubuh sehingga menyebabkan dehidrasi.
  • Infeksi telinga. Salah satu komplikasi campak yang paling umum adalah infeksi telinga akibat bakteri.
  • Bronkitis, laringitis atau croup. Campak dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan (radang) pada saluran udara (croup). Ini juga dapat menyebabkan peradangan pada dinding bagian dalam yang melapisi saluran udara utama paru-paru (bronkitis). Campak juga dapat menyebabkan radang pada kotak suara (laringitis).
  • Radang paru-paru. Campak umumnya dapat menyebabkan infeksi pada paru-paru (pneumonia). Orang dengan sistem kekebalan yang lemah dapat mengembangkan jenis pneumonia yang sangat berbahaya yang terkadang dapat menyebabkan kematian.
  • Radang otak. Sekitar 1 dari 1.000 penderita campak dapat mengalami komplikasi yang disebut ensefalitis. Ensefalitis adalah iritasi dan pembengkakan (radang) otak. Kondisi ini bisa sangat berbahaya bagi orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Ensefalitis dapat terjadi tepat setelah campak, atau mungkin tidak terjadi sampai beberapa bulan kemudian. Ensefalitis dapat menyebabkan kerusakan otak yang bersifat permanen.
  • Masalah kehamilan. Jika Anda sedang hamil, Anda perlu berhati-hati untuk menghindari tertularnya penyakit campak karena penyakit ini dapat menyebabkan kelahiran prematur, berat badan bayi yang lahir rendah, dan kematian janin.
Pencegahan

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan agar anak-anak dan orang dewasa menerima vaksin campak untuk mencegah tertular campak.

Hubungi Kami Disini!

Instagram MHDC GROUP