Susu UHT adalah salah satu jenis susu cair yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan ketersediaannya yang luas di pasaran, mulai dari warung kecil hingga supermarket. Selain itu, kemasan yang praktis dan variasi rasa yang beragam menjadikan susu UHT pilihan yang mudah dan menarik, termasuk bagi anak-anak. Namun, dibalik kemudahan dan kepraktisan tersebut, masih banyak orang tua yang belum memahami secara tepat kapan anak sebenarnya boleh mulai mengkonsumsi susu UHT dan apa saja kandungan dalam susu UHT tersebut.
Apa itu susu UHT?
Susu UHT merupakan susu yang dipanaskan hingga suhu sekitar 140°C selama dua detik, kemudian dikemas secara higienis. Proses ini bertujuan untuk menghancurkan bakteri dan mikroorganisme berbahaya serta memperpanjang masa simpan produk. Selain itu waktu pemanasan yang singkat bertujuan untuk meminimalisir hilangnya kandungan nutrisi dan menjaga kesegarannya.

Susu UHT untuk Usia Berapa?
Pada anak usia di bawah 1 tahun, jenis susu yang dianjurkan adalah Air Susu Ibu (ASI). Pada usia ini, pemberian susu sapi cair seperti UHT belum dianjurkan. Sementara itu, setelah anak berusia di atas 1 tahun, selain tetap dapat diberikan ASI, anak sudah dapat mengkonsumsi susu sapi yang telah dipasteurisasi atau susu UHT, serta susu formula pertumbuhan, sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan nutrisi harian anak. Jadi kalau parents masih bingung kapan bayi boleh minum susu uht maka jawabannya jika sudah di atas 1 tahun.

Apa Saja Kandungan pada Susu UHT?
Kandungan zat gizi pada susu UHT dapat berbeda-beda pada setiap merek, tergantung pada proses pengolahan dan fortifikasi yang digunakan. Secara umum, susu UHT mengandung berbagai zat gizi esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, antara lain kalsium, fosfor, kalium, riboflavin, zinc, vitamin A dan B12, magnesium, karbohidrat, lemak, serta protein. Zat gizi pada susu UHT dapat mendukung secara penuh dan optimal dalam proses pertumbuhan sehat anak, memperkuat tulang dan gigi, membangun pertumbuhan sel dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Bolehkah Anak Minum Susu UHT Setiap Hari?
Anak dapat mengkonsumsi susu UHT setiap hari terutama apabila tidak memiliki alergi terhadap protein susu sapi maupun intoleransi laktosa. Susu UHT dapat diberikan sebagai pelengkap dalam pola makan anak, namun tidak dianjurkan diberikan secara berlebihan hingga menyebabkan anak merasa kenyang sebelum waktu makan. Kondisi tersebut dapat menurunkan asupan makanan utama sehingga berpotensi mengganggu pemenuhan kebutuhan gizi seimbang. Parents bisa cek apakah anak sudah terpenuhi dengan rutin membawanya ke dokter spesialis anak. Percayakan kesehatan Si Kecil dengan dokter spesialis anak yang profesional dan terpercaya, seperti dokter spesialis anak di Klinik Medikids.
Tips Memilih Susu UHT
Dalam memilih susu UHT untuk anak, orang tua perlu memperhatikan kandungan gizinya dengan memilih susu UHT yang memiliki kadar gula rendah, terutama gula tambahan, untuk mencegah risiko kelebihan asupan gula. Selain itu, disarankan memilih susu UHT yang diperkaya dengan vitamin, mineral, dan asam lemak esensial yang berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Orang tua juga harus memastikan susu UHT masih berada dalam masa kedaluwarsa serta kemasannya dalam kondisi baik dan aman dikonsumsi. Selain itu, orang tua dapat mengkonsultasikan dengan Dokter untuk meminta rekomendasi dari dokter anak atau ahli gizi mengenai susu UHT yang sesuai dengan usia, kebutuhan nutrisi, dan kondisi kesehatan anak.
Yuk, konsultasikan kebutuhan nutrisi dan kondisi kesehatan anak bersama dokter spesialis anak di Medikids! Kamu bisa reservasi dari website dengan mudah dan bebas antri.
Referensi
Anggara Putra, I., & Jumiono, A. (2021). Proses pengolahan susu ultra high temperature (UHT) beserta kemasan yang berpengaruh terhadap masa simpan. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 3(1), 44–48. diakses dari https://ojs.unida.ac.id/JIPH/article/download/8729/3839
Dairy Australia. 2023. Is It Ok To Give My Toddler Uht Milk Instead Of Chilled Milk?. Diakses dari https://www.dairy.com.au/you-ask-we-answer/is-it-ok-to-give-my-toddler-uht-milk-instead-of-chilled-milk
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Bolehkah susu kental manis (SKM) diberikan pada anak? Jakarta: IDAI; 2017. Diakses dari https://idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/bolehkah-susu-kental-manis-skm-diberikan-pada-anak







