Kenapa Gigi Sakit Berdenyut? Simak Penjelasannya

Bagikan :

Table of Contents

Gigi sakit berdenyut adalah keluhan yang sering dialami pasien saat datang ke klinik gigi. Rasa nyeri bisa muncul tiba-tiba dan semakin terasa saat malam hari atau ketika sedang berbaring. Kondisi ini jangan diabaikan karena gejala ini menandakan adanya infeksi atau peradangan pada gigi yang perlu ditangani segera oleh dokter gigi.

Kenapa Sakit Gigi Berdenyut Muncul? 

cara meredakan sakit gigi

Gigi Berlubang

Gigi berlubang terjadi akibat bakteri dalam plak yang menghasilkan asam dan melarutkan lapisan keras gigi. Jika lubang semakin dalam dan mencapai saraf gigi, maka akan muncul rasa nyeri yang berdenyut. Gejalanya dapat berupa rasa ngilu saat mengonsumsi makanan manis, panas, atau dingin serta sakit saat mengunyah

Peradangan Saraf Gigi (Pulpitis)

Di dalam gigi terdapat kompleks struktur bernama pulpa, berisi saraf dan pembuluh darah. Jika pulpa mengalami peradangan akibat bakteri atau trauma, akan muncul nyeri hebat yang berdenyut yang dipicu rangsangan (air dingin, panas, dan/atau mengunyah) maupun tanpa rangsangan (nyeri spontan). Terkadang nyeri yang muncul menjalar hingga  kepala dan telinga sehingga mengganggu tidur di malam hari bahkan aktivitas harian.

Abses Gigi

Abses gigi adalah infeksi di mana terbentuk kumpulan nanah di sekitar akar gigi, biasanya pada ujung akar gigi. Kondisi ini sering menyebabkan nyeri berdenyut yang sangat kuat. Gejala yang sering muncul adalah gusi bengkak, nyeri saat menggigit, bau mulut, hingga  demam pada kasus tertentu. 

Gigi Retak atau Trauma

Gigi yang retak dapat membuka jalan bagi bakteri untuk masuk ke bagian dalam gigi sehingga menyebabkan infeksi dan nyeri berdenyut.

Penyakit Gusi

Infeksi pada gusi atau jaringan penyangga gigi juga dapat menimbulkan rasa nyeri yang berdenyut, terutama jika sudah terjadi peradangan yang cukup parah.

Cara Mengatasi Sakit Gigi Berdenyut

1. Periksa ke Dokter Gigi

Langkah paling tepat adalah memeriksakan diri ke dokter gigi untuk mengetahui penyebabnya. Perawatan yang mungkin dilakukan antara lain:

  • Penambalan gigi jika terdapat lubang
  • Perawatan saluran akar jika saraf gigi sudah terinfeksi
  • Pencabutan gigi jika gigi tidak dapat dipertahankan

2. Minum Obat Pereda Nyeri

Obat seperti parasetamol atau ibuprofen dapat membantu meredakan nyeri sementara. Namun obat ini hanya mengurangi rasa sakit, bukan mengatasi penyebabnya.

3. Berkumur Air Garam Hangat

Air garam hangat dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan yang muncul saat gigi terasa nyeri, namun tidak menghilangkan sumber masalahnya.

Cara Mencegah Sakit Gigi

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah sakit gigi berdenyut antara lain:

  1. Menyikat gigi minimal 2 kali sehari dengan pasta gigi berfluoride
  2. Menggunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi.
  3. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis
  4. Melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 bulan sekali

Segera periksa ke dokter gigi jika mengalami sakit gigi berdenyut, pembengkakan pada gusi atau pipi, terdapat  demam, nyeri semakin kuat saat menggigit. Penanganan sejak dini dapat mencegah infeksi gigi  menjadi lebih serius. Konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kamu. Kamu dan keluarga bisa mengunjungi klinik MHDC dan Medikids terdekat!

asuransi

Referensi

  1. Siqueira JF, Rôças IN. Microbiology and treatment of acute apical abscesses. Clinical Microbiology Reviews.
  2. Hargreaves KM, Berman LH. Cohen’s Pathways of the Pulp. Elsevier.
  3. Nair PNR. Pathogenesis of apical periodontitis. International Endodontic Journal.

 

Instagram MHDC GROUP