Pentingnya Imunisasi Gigi untuk Cegah Masalah Gigi dan Mulut

Bagikan :

Imunisasi gigi

Table of Contents

Tahukah kamu? Ternyata proses karies bisa saja mulai terjadi di alur-alur yang tampak di permukaan kunyah gigi yang tampak sehat. Kondisi ini tidak akan disadari jika dilihat secara kasat mata. Namun, jika dibiarkan terlalu lama, bisa menyebabkan lubang di area tersebut yang selanjutnya meluas hingga merusak gigi.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan gigi dari risiko berlubang harus dilakukan sedini mungkin. Aktivitas ini bisa dimulai sejak tumbuhnya gigi pertama pada si kecil. Tapi, ada hal penting yang wajib dicatat. Selain menyikat gigi secara rutin dua kali sehari, pemberian imunisasi gigi juga penting untuk dilakukan.

Apa Itu Imunisasi Gigi? 

Imunisasi gigi adalah tindakan yang dilakukan dengan tujuan mencegah gigi berlubang. Berbeda dengan imunisasi pada umumnya, treatment satu ini tidak memerlukan suntikan dan obat untuk diminum. Caranya adalah dengan mengoles permukaan gigi dengan fluoride sebagai pelindung agar tidak mudah terjadi karies. 

Gigi yang sudah diberikan perlindungan tentunya akan lebih sehat dan bisa mengurangi risiko keluarnya biaya perawatan yang tinggi di masa depan. Pada pasien anak, kondisi gigi yang sehat juga bisa mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal dan pertumbuhan gigi permanen yang lebih baik. 

Apa Saja Jenis Imunisasi Gigi? 

topical application fluoride
Pemberian fluorida pada gigi anak

Ada berbagai jenis dental imunisasi yang perlu kamu ketahui. Meski prosedurnya berbeda, semua punya fungsi yang sama yaitu mencegah karies gigi. Berikut adalah daftarnya:

Topical Application Fluoride

Topical application fluoride (TAF) adalah salah satu jenis imunisasi gigi yang dilakukan dengan cara mengoleskan fluoride varnish pada seluruh permukaan gigi yang sehat. Pengolesan tersebut bertujuan untuk membuat gigi semakin kuat dan tahan terhadap karies karena kandungan fluoride di dalamnya lebih besar dibandingkan dengan fluoride yang terkandung dalam pasta gigi.

Fluoride berfungsi seperti jaket pelindung untuk gigi dan membuat enamel gigi lebih kuat terhadap bakteri yang dapat merusak gigi. Prosedur ini wajib dilakukan setiap 6 bulan oleh dokter gigi untuk mencegah gigi dari lubang.

Pit dan Fissure Sealant

Coba perhatikan bentuk gigi geraham kita. Gigi geraham memiliki memiliki struktur yang unik, yaitu terdiri dari tonjol, cekungan, dan celah-celah di area permukaan kunyah. Kondisi cekungan (pit) dan celah (fissure) dapat berbentuk sempit dan dalam. Kondisi ini menyebabkan makanan mudah tersangkut dan susah dibersihkan. Pit fissure sealant adalah tindakan penutupan cekung dan celah tersebut dengan bahan khusus supaya makanan tidak mudah tersangkut dan mudah dibersihkan, sehingga membuat gigi terlindungi dari penyebab gigi berlubang.

Pemakaian Pasta CPP-ACP

Awal mula terjadinya karies dapat dideteksi dini dengan pemeriksaan rutin ke dokter gigi. Jika terdapat white spot di permukaan gigi, ini bisa jadi salah satu tanda awal adanya kerusakan gigi. Hal tersebut terjadi karena hilangnya mineral di dalam gigi.

Pemberian intervensi untuk mencegah kerusakan yang lebih luas dapat dilakukan dengan cara pemberian pasta CPP-ACP (Casein Phosphopeptide-Amorphous Calcium Phosphate). Ini adalah produk turunan susu yang berfungsi untuk membentuk mineral gigi yang hilang dalam proses awal terbentuknya karies. Penggunaan pasta gigi ini harus dilakukan atas indikasi dokter gigi dan selanjutnya dapat rutin dilakukan di rumah.

Perlu diperhatikan karena produk ini merupakan turunan dari susu. Jadi, kalau si kecil memiliki alergi dengan bahan tersebut sebaiknya hindari penggunaan pasta gigi CPP-ACP. 

Kapan Sebaiknya Melakukan Imunisasi untuk Gigi?

Imunisasi untuk gigi perlu dilakukan sejak gigi tumbuh pertama kali. Jadi, saat gigi si kecil mulai tumbuh, orang tua bisa membawanya ke klinik gigi keluarga terdekat untuk pengolesan fluoride varnish.

Saat usia 13-33 bulan, gigi geraham susu rahang atas dan bawah pun sudah sudah mulai tumbuh sehingga perlu dilakukan penutupan pit dan fissure pada area tersebut. Pit dan fissure sealant juga perlu dilakukan pada gigi geraham permanen pertama yang akan mulai tumbuh pada usia 6-7 tahun dan gigi geraham permanen kedua pada usia 11-13 tahun.

Pasta CPP-ACP akan disarankan oleh dokter apabila dalam pemeriksaan gigi si kecil telah ditemukan tanda awal pembentukan karies berupa munculnya white spot

Siapa Saja yang Bisa Mendapatkan Treatment Ini?

Tapi, harus dicatat ya. Dental imunisasi ini ternyata tidak hanya bisa dilakukan untuk pasien anak. Tindakan ini juga bisa dilakukan untuk orang dewasa. Sebab, ada juga pasien berusia dewasa yang memiliki risiko karies tinggi di area cekung atau celah gigi sehingga pit and fissure sealant perlu dilakukan untuk mencegah kerusakan gigi. 

Banner diskon perawatan gigi anak

Pencegahan gigi berlubang sedini mungkin memberikan manfaat yang besar di kemudian hari. Perlu diingat, imunisasi gigi saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Sikat gigi rutin dua kali sehari dan kontrol ke dokter gigi tiap 6 bulan tetap harus dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Tidak ada kata terlambat untuk pencegahan dan perawatan gigi berlubang, segera datang ke klinik gigi seperti Medikids atau MHDC Clinic untuk informasi lebih lanjut. Terima kasih atas perhatian kamu dan semoga informasi ini bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. 

Ditulis oleh: drg. Anjung Twice Rikiandelin

Referensi 

Instagram MHDC GROUP