Jangan Sampai Menyesal Veneer Gigi! Ini yang Harus Diperhatikan

Bagikan :

menyesal veneer gigi

Table of Contents

Belakangan ramai beredar cerita tentang orang-orang yang memiliki pengalaman veneer gigi gagal. Mulai dari veneer bau mulut, veneer gigi busuk, dan kejadian-kejadian buruk lainnya. Sebenarnya apakah semua veneer gigi beresiko seperti itu, atau ada kesalahan dalam pemasangannya? Yuk, kita simak!

Veneer gigi telah menjadi salah satu prosedur estetika gigi yang paling populer dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang memilih veneer untuk mendapatkan senyum putih, rapi, dan harmonis dalam waktu singkat. Namun, tidak sedikit pula pasien yang akhirnya menyesal setelah memasang veneer karena mengalami masalah seperti veneer gagal, gigi menjadi busuk, bau mulut, atau ketidaknyamanan lainnya.

Apa Itu Veneer Gigi?

Veneer gigi adalah lapisan tipis yang ditempelkan pada permukaan depan gigi untuk memperbaiki warna, bentuk, ukuran, atau posisi gigi. Ada dua jenis veneer yang paling umum:

  1. Veneer Komposit – dibuat langsung oleh dokter gigi di kursi perawatan, prosesnya cepat, biaya lebih terjangkau.
  2. Veneer Porselen – dibuat oleh teknisi laboratorium, lebih kuat, lebih estetis, dan lebih tahan lama.

Veneer bekerja dengan cara menutupi ketidaksempurnaan gigi, seperti warna kuning, gigi renggang, gigi patah, atau bentuk gigi yang tidak proporsional. Namun, prosedur ini melibatkan pengambilan lapisan email dalam jumlah tertentu, sehingga bersifat permanen.

menyesal veneer gigi
Veneer gigi (source)

Mengapa Banyak Orang Menyesal Pasang Veneer?

Meskipun hasil veneer bisa sangat memuaskan ketika dilakukan oleh dokter gigi spesialis berpengalaman, beberapa pasien mengalami masalah yang menyebabkan penyesalan setelah pemasangan. Beberapa keluhan yang sering muncul antara lain:

1. Veneer Gigi Gagal

Veneer dianggap gagal apabila:

  • mudah lepas atau copot,
  • warnanya tidak sesuai harapan,
  • bentuknya terlalu tebal atau “membingungkan” estetika wajah,
  • tidak simetris antara satu gigi dan yang lain.

Kegagalan veneer biasanya disebabkan oleh:

  • perencanaan yang kurang tepat,
  • analisis oklusi (gigitan) yang buruk,
  • kualitas bahan yang tidak baik,
  • atau pemasangan oleh tenaga yang bukan dokter gigi
veneer gigi gagal
Veneer gigi gagal

2. Veneer Gigi Busuk

Terjadinya veneer gigi busuk adalah salah satu ketakutan terbesar pasien. Kondisi ini biasanya terjadi apabila:

  • semen atau bonding tidak melekat sempurna sehingga bakteri masuk ke bawah veneer,
  • pasien tetap memiliki kebiasaan buruk seperti malas menyikat gigi atau sering mengonsumsi gula,
  • terdapat karies yang tidak terdeteksi sebelum veneer dipasang.

Ketika bakteri masuk di bawah veneer, gigi asli dapat mengalami karies (lubang) secara progresif tanpa gejala awal karena tertutup lapisan veneer. Pada akhirnya, masalah menjadi lebih parah dan membutuhkan perawatan saluran akar bahkan pencabutan.

klinik veneer gigi

3. Veneer Menyebabkan Bau Mulut

Bau mulut (halitosis) adalah salah satu tanda veneer tidak terpasang dengan benar atau kebersihan mulut tidak terjaga. Penyebabnya bisa berupa:

  • batas veneer yang tidak rapat,
  • sisa makanan tersangkut di sela veneer dan gusi,
  • plak menumpuk di tepi veneer,
  • radang gusi akibat pemasangan yang tidak pas.

Jika veneer tidak berada pada posisi yang ideal, dapat terbentuk celah kecil tempat bakteri berkembang biak sehingga bau mulut muncul.

penyebab sakit gigi
Bau mulut

4. Sensitivitas dan Nyeri Setelah Pemasangan

Karena pemasangan veneer membutuhkan pengurangan enamel, sebagian pasien mengalami gigi sensitif terhadap suhu panas dan dingin. Sensitivitas ringan sebenarnya normal, tetapi jika berlangsung lama bisa menandakan adanya masalah seperti:

  • iritasi saraf gigi,
  • bonding yang bocor,
  • atau pengasahan gigi yang terlalu agresif.

Baca juga: Gigi Sensitif: Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Perawatannya

Bagaimana Mencegah Veneer Gigi Gagal?

1. Pilih Dokter Gigi yang Berpengalaman

Keberhasilan veneer sangat bergantung pada keterampilan dokter gigi dan kualitas perencanaan kasus. Kamu bisa melakukan veener gigi terdekat di klinik gigi terpercaya seperti Medikids dan MHDC. Di klinik Medikids dan MHDC veneer gigi akan dilakukan oleh dokter gigi spesialis dan berpengalaman. Yuk konsultasikan kebutuhan veneer gigi kamu sekarang di Klinik MHDC dan Medikids terdekat

veneer gigi murah

2. Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh Sebelum Pemasangan

Dokter gigi harus memastikan:

3. Diskusikan Bentuk dan Warna Veneer Secara Detail

Komunikasi estetika sangat penting agar hasil sesuai ekspektasi.

4. Jaga Kebersihan Mulut dengan Baik

Menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, dan kontrol rutin setiap 6 bulan akan mencegah karies di balik veneer.

5. Hindari Kebiasaan yang Merusak Veneer

Seperti menggigit es, kuku, atau membuka bungkus dengan gigi.

Kesimpulan

Veneer gigi bisa memberikan perubahan estetika yang signifikan dan meningkatkan rasa percaya diri. Namun, ketika prosedur tidak dilakukan dengan benar atau pasien tidak memahami konsekuensinya, muncul masalah seperti veneer gagal, gigi menjadi busuk, bau mulut, hingga sensitivitas yang mengganggu. Oleh karena itu, keputusan untuk memasang veneer harus dibuat dengan pertimbangan matang, konsultasi dengan tenaga profesional, serta komitmen menjaga kebersihan mulut. Dengan penanganan yang tepat, veneer dapat menjadi investasi jangka panjang untuk mendapatkan senyum sehat dan indah tanpa penyesalan. Yuk segera konsultasikan pemasangan veneer dengan dokter gigi berpengalaman di Klinik MHDC dan Medikids!

klinik gigi terdekat

artikel ditinjau oleh: drg. Rizky Aditiya Irwandi, MSc., Ph.D

Referensi : 

 

Instagram MHDC GROUP