Cabut gigi atau ekstraksi gigi adalah tindakan medis yang dilakukan oleh dokter gigi untuk mengatasi gigi yang rusak atau bermasalah. Namun, seringkali muncul pertanyaan, apakah boleh cabut gigi saat haid? Pada artikel ini, kita akan membahas apakah cabut gigi saat haid aman dilakukan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan.
Apa Itu Menstruasi?
Menstruasi atau haid adalah proses alami yang terjadi pada wanita setiap bulan, di mana darah keluar dari rahim. Ini adalah bagian dari siklus hormonal tubuh wanita yang terjadi setiap sekitar 28 hari, meskipun bisa bervariasi. Selama masa menstruasi, tubuh wanita mengalami perubahan hormon yang memengaruhi beberapa bagian tubuh, termasuk pembuluh darah dan proses pembekuan darah. Hal ini bisa berpengaruh pada proses cabut gigi saat haid.

Perubahan Pembekuan Darah Saat Menstruasi
Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat cabut gigi dilakukan saat haid adalah kemungkinan terjadinya perdarahan. Selama menstruasi, beberapa wanita bisa mengalami perdarahan yang lebih banyak dari biasanya karena perubahan hormon yang memengaruhi pembekuan darah. Meski demikian, risiko perdarahan berlebihan saat cabut gigi tidak terlalu besar, kecuali jika ada masalah kesehatan lain, seperti gangguan pembekuan darah. Oleh karena itu, penting untuk memberi tahu dokter gigi tentang kondisi kesehatan Anda sebelum cabut gigi saat haid.

Sensitivitas Terhadap Nyeri Saat Menstruasi
Beberapa wanita merasa lebih sensitif terhadap rasa sakit saat haid. Hal ini terjadi karena kadar hormon tertentu meningkat selama menstruasi, yang dapat membuat rasa sakit terasa lebih intens. Artinya, cabut gigi bisa terasa lebih sakit jika dilakukan saat haid dibandingkan dengan waktu lainnya. Ini adalah hal yang perlu diwaspadai, terutama jika Anda memiliki kecenderungan untuk merasakan sakit yang lebih kuat saat menstruasi.

Risiko Infeksi Setelah Cabut Gigi
Infeksi setelah cabut gigi bisa terjadi pada siapa saja, tidak hanya wanita yang sedang haid. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh wanita bisa sedikit lebih lemah saat menstruasi. Namun, belum ada bukti yang jelas bahwa haid meningkatkan risiko infeksi setelah cabut gigi. Yang terpenting adalah menjaga kebersihan mulut setelah cabut gigi dan mengikuti instruksi dokter gigi untuk mencegah infeksi.

Apakah Boleh Cabut Gigi Saat Haid?
Dokter gigi umumnya tidak melarang pasien untuk cabut gigi saat haid, selama tidak ada kondisi medis lain yang perlu diperhatikan. Jika prosedur cabut gigi diperlukan, dokter gigi akan melanjutkan tindakan tersebut, kecuali jika ada masalah kesehatan tertentu yang harus ditangani terlebih dahulu. Oleh karena itu, penting untuk memberi tahu dokter gigi kamu tentang siklus menstruasi dan kondisi kesehatan lainnya sebelum menjalani prosedur.
Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Cabut Gigi Saat Haid
Selain faktor fisik, perasaan cemas atau tidak nyaman juga bisa memengaruhi pengalaman kamu selama prosedur cabut gigi. Beberapa wanita mungkin merasa lebih cemas atau sensitif secara emosional saat haid, yang bisa memperburuk rasa sakit atau ketidaknyamanan saat prosedur dilakukan. Jika kamu merasa khawatir atau cemas, bicarakan dengan dokter gigi kamu. Mereka mungkin bisa memberikan solusi untuk membantu mengurangi kecemasanmu. Di klinik MHDC dan Medikids juga terdapat perawatan gigi untuk kamu yang mudah cemas, yaitu Painless Dental Care. Cari tahu lebih lanjut tentang program layanannya di sini.
Kesimpulan
Secara umum, cabut gigi saat haid aman dilakukan, asalkan tidak ada masalah medis yang membahayakan. Namun, beberapa hal seperti peningkatan sensitivitas terhadap rasa sakit dan potensi perdarahan lebih banyak perlu diperhatikan. Untuk itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter gigi dan memberi tahu mereka tentang kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Dengan informasi yang tepat, kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak mengenai tindakan cabut gigi selama menstruasi.
Konsultasikan dahulu dengan Dokter Gigi di Klinik MHDC dan Medikids terdekat di kota Anda untuk memastikan kenyamanan dan keamanan sebelum mencabut gigi di saat haid. Jika diperlukan, Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial dapat ditemui juga di Klinik Medikids dan MHDC untuk kasus lebih kompleks dan perlu penanganan khusus.
ditulis oleh: drg. Suci Rahmasari – Medikids Padang
ditinjau oleh: drg. Rizky Aditiya Irwandi, MSc., Ph.D
Referensi
- Al-Moraissi, E.A., Al-Hendi, E.A., Al-Sanabani, J.S. and Alkhutari, A.S. (2020) ‘Risk factors for postoperative bleeding following dental extraction’, Journal of Oral Surgery, 78(6), pp. 984–992
- American Dental Association (ADA) (2023) Oral surgery considerations for female patients. Chicago: American Dental Association.
- Bjørnland, T. and Skoglund, L.A. (2020) ‘Postoperative infection and wound healing in oral surgery’, International Journal of Oral and Maxillofacial Surgery, 49(9), pp. 1150–1156.








