Tumbuh kembang anak menjadi hal yang selalu dinantikan oleh para orang tua, salah satunya adalah proses pertumbuhan gigi anak. Orang tua umumnya menantikan tumbuhnya gigi anak yang biasanya mulai muncul di usia 6 bulan. Anak akan terlihat semakin menggemaskan karena dibalik senyumnya terlihat ada gigi putih kecil yang baru tumbuh. Meski begitu, banyak orang tua yang merasa cemas ketika anak mereka belum menunjukkan tanda-tanda tumbuh gigi, terutama jika anak lain seusianya sudah mulai memiliki gigi. Di artikel ini kita akan membahas penyebab bayi belum tumbuh gigi, umur berapa bayi tumbuh gigi, dan tips agar bayi cepat tumbuh gigi. Yuk, simak!
Umur Berapa Bayi Tumbuh Gigi?
Gigi pertama anak umumnya tumbuh di antara usia 6 hingga 10 bulan. Meski begitu, terdapat standar deviasi kurang lebih 12 bulan. Anak akan dianggap normal apabila gigi pertama erupsi hingga usia 18 bulan. Gigi pertama yang biasanya tumbuh adalah gigi seri depan bawah. Gigi-gigi lain umumnya akan menyusul satu per satu dan selesai kurang lebih sebelum usia 3 tahun. Jadi parents tidak perlu khawatir jika misalkan anak umur 1 tahun belum tumbuh gigi.

Penyebab Bayi Lama Tumbuh Gigi
Banyak faktor yang dapat mempengaruhi waktu erupsi gigi anak, beberapanya antara lain:
Faktor Genetik atau Riwayat Keluarga
Banyak kasus yang terjadi faktor utamanya adalah faktor genetik atau riwayat keluarga. Apabila orang tua pernah mengalami keterlambatan pertumbuhan gigi, sangat mungkin anak akan mengalami hal yang sama.

Faktor Nutrisi
Selain itu, faktor nutrisi juga memberikan pengaruh yang besar. Saat kehamilan, apabila ibu mengalami kekurangan vitamin D, kalsium, maupun fosfor, maka akan mempengaruhi mineralisasi gigi anak. Hal ini terjadi karena gigi anak mulai tumbuh saat di dalam kandungan.
Meski begitu, kekurangan nutrisi berupa vitamin D, kalsium, serta fosfor pada anak setelah lahir juga bisa mempengaruhi waktu tumbuh gigi. Anak yang lahir prematur dengan berat badan lahir rendah (BBLR) juga lebih tinggi risikonya mengalami keterlambatan tumbuh gigi.

Kondisi Medis Tertentu
Beberapa kondisi medis tertentu seperti kondisi down syndrome, hipotiroidisme, atau kelainan kongenital lain juga dapat mempengaruhi waktu tumbuh gigi. Kamu bisa deteksi dini kondisi medis yang terjadi pada Si Kecil dengan rutin check up ke klinik kesehatan dan dokter spesialis anak terdekat, seperti di Medikids Clinic.
Tanda Bayi Tumbuh Gigi
Beberapa tanda mungkin ditemukan pada anak yang akan tumbuh gigi, seperti gusi yang terlihat lebih bengkak dan merah, kecenderungan anak memasukkan tangan ke mulut, produksi air liur yang meningkat, demam ringan, serta kondisi anak yang cenderung lebih rewel. Parents tidak perlu khawatir, tanda-tanda ini umum ditemui saat gigi anak akan tumbuh. Meski begitu, gigi tidak selalu langsung muncul jika sudah mengalami tanda-tanda di atas. Setiap anak berbeda-beda, gigi bisa saja baru tumbuh berminggu-minggu setelah mengalami gejala tersebut.

Cara Agar Bayi Cepat Tumbuh Gigi
Untuk mendukung tumbuh kembang gigi anak, penting memastikan ia mendapatkan nutrisi yang cukup, terutama vitamin D dan kalsium yang berperan besar dalam kesehatan gigi dan tulang. Selain itu, stimulasi oral yang baik dapat membantu bayi beradaptasi dengan fase pertumbuhan gigi sekaligus melatih koordinasi mulutnya secara alami.
Baca juga: Merawat Senyum Sejak Dini: Cara Tepat Menyikat Gigi Bayi
Di sisi lain, orang tua perlu menghindari kebiasaan menggosok gusi secara agresif karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau iritasi. Tetaplah tenang dalam menghadapi proses tumbuh gigi, sambil memantau perkembangan bayi secara menyeluruh agar setiap tahap pertumbuhan berjalan optimal dan sehat.
Kapan Anak Bisa ke Dokter Gigi?
Anak sebaiknya melakukan kunjungan pertama ke dokter gigi pada usia satu tahun atau sekitar 6 bulan setelah gigi pertamanya tumbuh. Jika gigi bayi belum tumbuh setelah usia 12-18 bulan atau jika ada tampilan tidak wajar pada gusi (terdapat benjolan keras atau warna tidak wajar), Parents melakukan konsultasi ke dokter gigi anak. Pemeriksaan dini dapat membantu mendeteksi apakah keterlambatan bersifat fisiologis atau memerlukan intervensi. Pilih klinik gigi yang ramah anak serta terdapat dokter gigi spesialis anak, seperti klinik Medikids. Kamu bisa pilih klinik Medikids terdekat dari lokasimu, Parents.
ditulis oleh: drg. Nabila Puspita – Medikids Pondok Indah
ditinjau oleh: drg. Rizky Aditiya Irwandi, MSc., Ph.D







