Gigi susu bayi biasanya memiliki warna putih cerah dan tampak bersih. Namun, tidak sedikit orang tua yang khawatir ketika melihat gigi anaknya berubah menjadi kuning atau tampak bernoda. Gigi bayi yang menguning dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan minum susu botol, pola makan, kebersihan mulut yang kurang, hingga kondisi medis tertentu. Meskipun tampak ringan, perubahan warna gigi pada bayi tidak boleh diabaikan karena bisa menjadi tanda awal kerusakan gigi.
Penyebab Gigi Bayi Kuning
Berikut beberapa faktor yang umum menyebabkan perubahan warna pada gigi bayi:
Penumpukan Plak
Plak adalah lapisan lengket berisi bakteri yang terbentuk dari sisa makanan dan susu. Jika tidak dibersihkan secara teratur, plak dapat menumpuk dan membuat gigi tampak kuning.

Kebiasaan Minum Susu Botol Saat Tidur
Susu mengandung laktosa (gula alami) yang dapat menempel di gigi dan menjadi makanan bagi bakteri. Kebiasaan ini sering menyebabkan Bottle Caries atau Early Childhood Caries, ditandai dengan warna kuning kecoklatan pada gigi depan.

Konsumsi Makanan atau Minuman Berwarna
Makanan seperti puree buah tertentu, kecap, atau minuman manis dapat meninggalkan noda pada gigi bayi.

Hipoplasia Enamel
Kondisi di mana lapisan enamel gigi tipis sejak tumbuh, sehingga warnanya tampak lebih kuning. Faktor penyebab bisa berupa kelahiran prematur, kekurangan nutrisi, atau infeksi saat masa kehamilan.
Baca juga: White Spot pada Gigi: Penyebab, Risiko, dan Cara Mengatasinya
Penggunaan Antibiotik Tertentu
Tetrasiklin, jika dikonsumsi ibu hamil atau bayi, dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Meski jarang diberikan untuk anak kecil sekarang, kasus ini masih bisa terjadi.

Cedera atau Trauma pada Gigi
Gigi bayi yang terbentur dapat menyebabkan kerusakan pada pulpa, yang kemudian memicu perubahan warna menjadi kuning atau bahkan kecokelatan.
Cara Membersihkan Gigi Bayi yang Kuning
Perawatan gigi bayi harus dilakukan dengan teknik lembut dan langkah yang tepat agar noda kuning tidak semakin parah dan gigi tetap sehat.
Sikat Gigi Bayi dengan Bulu Ultra-Lembut
Pilih sikat gigi khusus bayi usia 6–24 bulan dengan kepala kecil dan bulu ultra-soft. Sikat jenis ini efektif mengangkat plak yang menyebabkan noda kuning tanpa mengiritasi gusi bayi.
Baca juga: Panduan Cara Merawat Gigi Bayi di Setiap Jenjang Usia
Gunakan Pasta Gigi Berfluoride Ukuran “Sebesar Butir Beras”
Fluoride berfungsi memperkuat enamel serta membantu menghilangkan noda yang disebabkan oleh bakteri dan sisa makanan. Gunakan pasta gigi anak dengan kandungan fluoride 1000 ppm, dengan takaran usia <3 tahun sebesar butir beras (rice-grain size).

Sikat Gigi Dua Kali Sehari
Rutinitas yang paling penting dilakukan: menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur (paling wajib). Menyikat gigi sebelum tidur sangat penting karena air liur berkurang di malam hari, sehingga bakteri lebih aktif menghasilkan plak kuning.

Gunakan Gerakan Melingkar yang Lembut
Sikat seluruh permukaan gigi dari bagian depan, belakang, dan permukaan kunyah dengan gerakan melingkar lembut selama 1–2 menit. Teknik ini membantu mengangkat noda permukaan tanpa merusak enamel bayi.
Baca juga: Cara Sikat Gigi yang Benar untuk Kesehatan Mulut Optimal
Bersihkan Lidah dan Gusi
Lidah dan gusi dapat menyimpan bakteri penyebab perubahan warna. Gunakan kain kasa lembut yang dibasahi air hangat atau sikat lidah bayi untuk membersihkan area ini secara perlahan.

Minum Air Putih Setelah Minum Susu
Setelah bayi minum susu, terutama susu formula, berikan sedikit air putih untuk membilas gula yang menempel pada gigi. Kebiasaan ini membantu mencegah noda kuning baru.
Baca juga: Gigi Kuning: Penyebab, Perawatan dan Cara Mengatasinya
Hindari Memberikan Botol Susu Saat Tidur
Kebiasaan minum sambil tidur dapat menyebabkan karies dini (baby bottle tooth decay) yang muncul sebagai noda kuning kecoklatan pada gigi. Jika bayi ingin minum sebelum tidur, pastikan giginya dibersihkan setelahnya.
Gunakan Kain Kasa Basah Jika Bayi Belum Mau Sikat Gigi
Untuk bayi yang belum kooperatif, orang tua dapat membungkus jari dengan kain kasa lembut yang dibasahi air hangat. Gosok perlahan gigi bayi untuk mengangkat plak dan noda ringan.
Perawatan Dokter Gigi untuk Menghilangkan Noda Kuning yang Membandel
Jika perawatan di rumah tidak cukup, beberapa tindakan profesional dapat membantu menghilangkan noda dengan aman:
Pembersihan Profesional (Baby Dental Cleaning)
Dokter gigi dapat membersihkan plak atau karang gigi yang menyebabkan warna kuning. Prosedur ini lembut dan aman bahkan untuk bayi usia 1 tahun. Kamu juga bisa mengaplikasikan oral profilaksis untuk merawat gigi Si Kecil dari plak dan karies gigi di Medikids terdekat.
Polishing Ringan
Bila noda berasal dari makanan atau minuman tertentu, dokter dapat melakukan polishing untuk menghaluskan dan mencerahkan permukaan gigi.
Perawatan Fluoride Profesional
Fluoride varnish dapat diberikan untuk memperkuat enamel, mengatasi noda ringan, sekaligus mencegah karies. Di Medikids kamu bisa memberikan aplikasi fluoride topikal (TAF) untuk si Kecil untuk mencegah terjadinya karies.

Penanganan Karies Jika Ditemukan Kerusakan
Jika warna kuning disertai kerusakan seperti bercak kecokelatan atau lubang, dokter perlu melakukan perawatan seperti penambalan agar kerusakan tidak bertambah parah.
Kapan Harus Membawa Bayi ke Dokter Gigi?
Periksakan bayi ke dokter gigi jika:
- gigi tampak kuning pekat atau kecokelatan
- terdapat bercak putih kapur (tanda karies awal)
- gigi berlubang atau permukaan rusak
- bayi tampak sakit saat makan atau minum
- gigi patah setelah terbentur
AAPD dan ADA menyarankan pemeriksaan gigi pertama dilakukan sebelum usia 1 tahun agar perkembangan gigi dapat dipantau sejak awal. Reservasi perawatan gigi anak dengan mudah di Medikids di sini. Dokter gigi profesional dan ramah anak siap menangani masalah gigi Si Kecil.
Kesimpulan
Gigi bayi yang menguning dapat diatasi dengan kombinasi perawatan rutin di rumah dan tindakan profesional jika diperlukan. Menyikat gigi dengan pasta berfluoride, membersihkan lidah dan gusi, memberikan air setelah minum susu, serta menjaga kebiasaan makan adalah langkah utama untuk menjaga gigi bayi tetap bersih dan cerah. Dengan perawatan yang konsisten, noda kuning dapat berkurang dan kesehatan gigi bayi tetap terjaga. Yuk konsultasikan kesehatan gigi anak Anda kepada dokter gigi umum atau dokter gigi spesialis anak di Klinik MHDC dan Medikids!
Referensi
Primary Teeth Stains and Discoloration: A Review https://www.thieme-connect.com/products/ejournals/pdf/10.1055/s-0040-1722276.pdf
Tooth Color Abnormalities in Children https://ecronicon.net/assets/ecde/pdf/ECDE-20-01773.pdf
Stains on Children’s teeth and the treatment https://researchnovelty.com/management_research/article_pdf/1544712405COSD-18-2%20(2).pdf







