Parents tentu ingin anak dapat belajar dengan fokus, tenang dan tidak mudah terdistraksi. Namun, membantu menjaga konsentrasi pada anak memang sering menjadi tantangan. Kemampuan untuk tetap fokus tersebut dapat dibangun melalui dukungan orang tua, lingkungan rumah yang kondusif, dan juga kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Yuk, Parents! Simak artikel berikut untuk mengetahui cara mengatasi anak sulit konsentrasi belajar.
Penyebab Anak Sulit Fokus
Munculnya masalah sulit fokus pada anak dapat terjadi karena beberapa hal, diantaranya yaitu:
Faktor Biologis
Berkaitan dengan jam tidur yang kurang dan tidak teratur, kebutuhan cairan yang tidak terpenuhi dengan baik, dan juga kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan. Faktor biologis tersebut sangat penting untuk dipenuhi karena berperan dalam mendukung fungsi kerja otak, termasuk salah satunya dalam berkonsentrasi.

Faktor Lingkungan
Salah satu faktor yang berpengaruh juga adalah faktor lingkungan. Antara lain adalah, kondisi rumah yang tidak kondusif, suasana belajar yang tidak nyaman, misalnya terlalu panas, terlalu gelap, atau juga tempat belajar yang kurang nyaman, serta banyaknya distraksi, baik dari televisi, gadget, ataupun mainan.

Faktor Emosional
Beberapa perasaan negatif yang menghambat fokus anak, seperti perasaan bosan, cemas, atau tertekan yang dapat disebabkan karena gaya asuh orang tua ataupun kurang hangatnya hubungan orang tua dan anak saat belajar.
Baca juga: Skrining Tumbuh Kembang Anak di sini
Tumbuh Kembang Anak
Adanya masalah perkembangan pada anak, salah satunya ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Untuk kondisi tersebut, parents memerlukan bantuan profesional untuk menegakkan diagnosis dan juga mendapatkan penanganan yang tepat. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat mendistraksi anak untuk tetap fokus

Cara Mengatasi Anak Sulit Konsentrasi Belajar
Untuk membantu anak meningkatkan kemampuan fokus dan konsentrasinya, parents dapat melakukan beberapa hal berikut:
Lingkungan Tenang dan Nyaman
Menciptakan lingkungan yang tenang dan nyaman, pencahayaan yang cukup, serta minim distraksi dengan menjauhkan gadget, mainan, atau suara televisi yang dapat mengganggu konsentrasi agar otak anak mengenali kapan waktunya untuk fokus.
Rutinitas Harian Konsisten
Menerapkan rutinitas harian yang konsisten, mulai dari jam tidur, waktu makan, waktu belajar, dan aktivitas harian lainnya. Hal ini membantu otak anak untuk mengenali pola sehingga anak tidak merasa dipaksa mendadak saat mengerjakan kegiatannya.
Metode Pomodoro
Menerapkan metode pomodoro dalam proses belajar anak. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan anak waktu 15 hingga 20 menit untuk fokus belajar kemudian dijeda dengan 5 hingga 7 menit istirahat. Hal ini dapat membantu otak anak kembali segar dan fokus tanpa kehilangan ritme belajar.
- Memberikan instruksi yang singkat dan jelas dalam satu waktu. Contohnya “Selesaikan soal nomor 1 dan 2 dulu ya”.
- Mengurangi penggunaan gadget dan mengatur screen time.
- Memastikan anak untuk mendapatkan tidur dan nutrisi yang cukup sesuai dengan usianya.
- Memberikan apresiasi dan pujian kepada anak, contohnya seperti “Kamu hebat sudah fokus 15 menit!”. Hal ini dapat membuat anak lebih termotivasi untuk lebih fokus kedepannya.

Kapan Parents Perlu Konsultasi untuk Anak Susah Fokus?
Kesulitan fokus memang seringkali dianggap sebagai hal yang biasa terjadi pada anak. Namun, parents juga perlu mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional ketika muncul beberapa tanda seperti sulit fokus di semua situasi, sulit duduk tenang, anak cepat berpindah kegiatan sebelum menyelesaikan tugas yang sedang dikerjakan, tampak muncul perilaku yang hiperaktif dan juga impulsif, anak tampak mudah lelah dan gelisah saat mengerjakan kegiatan yang memerlukan perhatian penuh, serta terhambatnya kegiatan sehari-hari dan juga prestasi belajar akibat gangguan fokus. Psikolog anak atau dokter tumbuh kembang di Medikids Clinic dapat membantu parents untuk menilai apakah anak hanya membutuhkan strategi belajar atau perlu intervensi khusus.
Membantu anak tetap fokus membutuhkan kesabaran dan juga strategi yang tepat. Parents dapat mendukung perkembangan konsentrasi anak dengan menciptakan lingkungan yang nyaman, membangun rutinitas yang konsisten, memberikan waktu belajar yang sesuai dengan usia anak, dan melatih fokus melalui berbagai aktivitas permainan. Langkah-langkah tersebut dapat membantu memudahkan Parents dalam membantu anak meningkatkan kemampuan konsentrasinya secara bertahap.
Referensi
- The Understood Team. (2019). Understanding Why Kids Have Trouble with Focus. Retrieved from: https://www.understood.org/en/articles/child-trouble-focusing
- Walsh, J. J., Barnes, J. D., Cameron, J. D., Goldfield, G. S., Chaput, J. P., Gunnell, K. E., Ledoux, A. A., Zemek, R. L., & Tremblay, M. S. (2018). Associations between 24 hour movement behaviours and global cognition in US children: a cross-sectional observational study. The Lancet. Child & adolescent health, 2(11), 783–791. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(18)30278-5
- Cirillo, Francesco. (2018). The Pomodoro Technique. London : Penguin Random House.






