Gigi yang bersih dan cerah bukan hanya membuat senyum tampak lebih indah, tetapi juga menandakan kesehatan mulut yang baik. Namun, banyak orang mendapati munculnya garis hitam di gigi atau noda hitam di gigi, terutama di dekat garis gusi. Kondisi ini sering membuat seseorang kurang percaya diri dan khawatir bahwa giginya mengalami kerusakan serius. Yuk mari kita bahas penyebab garis hitam pada gigi, jenis-jenis noda hitam, serta cara menghilangkan karang gigi hitam yang aman dan efektif.
Bagaimana Garis Hitam di Gigi Bisa Muncul?
Garis hitam di gigi adalah perubahan warna yang muncul sebagai noda atau garis gelap, biasanya berada di sepanjang tepi gusi atau pada permukaan gigi tertentu. Warna yang muncul dapat bervariasi dari coklat tua, abu-abu, hingga hitam pekat. Kondisi ini bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa dan dapat disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga gangguan kesehatan mulut.
Baca juga: Panduan Mengenali Karang Gigi dan Kapan Harus Scaling
Penyebab Munculnya Noda atau Garis Hitam di Gigi
1. Karang Gigi yang Menghitam

Karang gigi terbentuk dari plak yang mengeras karena tidak dibersihkan dengan baik. Pada sebagian orang, karang gigi dapat berubah warna menjadi cokelat tua atau hitam akibat:
- konsumsi teh, kopi, atau minuman berwarna gelap,
- kebiasaan merokok,
- penumpukan bakteri tertentu,
- pigmen dari makanan tertentu.
Karang gigi hitam biasanya muncul di dekat garis gusi dan terasa kasar saat disentuh.
2. Karies Gigi (Gigi Berlubang)

Karies yang sudah berkembang dapat menyebabkan area gigi menjadi hitam. Lubang kecil yang tidak segera dirawat dapat membesar dan tampak seperti titik atau garis hitam, terutama di sela-sela gigi atau permukaan kunyah.
3. Noda Eksternal dari Makanan dan Minuman
Minuman seperti kopi, teh, maupun makanan berwarna gelap dapat meninggalkan noda. Jika tidak dibersihkan, lama-lama noda tersebut menjadi lebih pekat dan sulit hilang.

4. Garis Hitam Tipe “Black Stain” pada Anak

Black stain adalah jenis noda hitam yang terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh bakteri tertentu (kromogenik). Noda ini biasanya berupa garis hitam halus di sepanjang batas gusi. Meskipun tampak mengganggu, kondisi ini tidak berbahaya dan bisa dibersihkan oleh dokter gigi. Jika kamu melihat noda ini pada anak, segera bawa ke dokter gigi terdekat untuk mendapatkan perawatan.
5. Tambalan Gigi Berbahan Logam

Tambalan amalgam (perak) dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi di sekitarnya. Seiring waktu, material logam tersebut mengeluarkan pigmen yang membuat garis gelap muncul di sekitar tambalan.
6. Trauma atau Kerusakan Saraf Gigi

Gigi yang pernah terbentur atau mengalami trauma dapat mati (non-vital) dan berubah warna menjadi abu-abu atau kehitaman.
Cara Menghilangkan Karang Gigi Hitam dan Noda Gelap pada Gigi
Berikut beberapa cara aman yang dapat dilakukan, baik di rumah maupun di klinik gigi.
1. Scaling dan Pembersihan Profesional
Scaling adalah cara paling efektif dan aman untuk menghilangkan karang gigi hitam. Prosedur ini dilakukan oleh dokter gigi menggunakan alat ultrasonic scaler yang dapat memecah karang gigi tanpa merusak permukaan gigi.
Manfaat scaling:
- menghilangkan karang gigi secara menyeluruh,
- membersihkan noda hitam,
- mencegah radang gusi,
- membuat gigi terasa lebih halus dan bersih.
Scaling sebaiknya dilakukan setiap 6 bulan atau sesuai rekomendasi dokter.

2. Polishing dan Air Polishing
Setelah scaling, dokter gigi biasanya melakukan polishing untuk menghilangkan noda permukaan. Air polishing menggunakan campuran air dan bubuk khusus yang mampu membersihkan noda ringan hingga sedang tanpa rasa sakit.
3. Menambal Gigi yang Berlubang
Jika garis hitam disebabkan oleh karies, dokter gigi perlu membersihkan bagian gigi yang berlubang dan menambalnya. Tambalan resin komposit yang berwarna gigi dapat mengembalikan tampilan gigi menjadi alami.

4. Perawatan Saluran Akar untuk Gigi yang Menghitam
Jika penyebabnya adalah kerusakan saraf, perawatan saluran akar diperlukan untuk menghentikan infeksi. Setelah itu, dokter dapat memberikan bleaching internal atau memasang mahkota untuk memperbaiki warna gigi.

5. Menghindari Kebiasaan Penyebab Noda
Beberapa kebiasaan yang perlu dikontrol agar noda hitam tidak muncul kembali:
- kurangi konsumsi kopi dan teh,
- stop merokok,
- sikat gigi setelah makan,
- gunakan sedotan saat minum minuman berwarna gelap.

6. Menggunakan Pasta Gigi dengan Formula Anti-Noda
Pasta gigi yang mengandung bahan abrasif lembut atau agen pemutih ringan dapat membantu mengurangi noda permukaan. Namun, pasta gigi tidak dapat menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras. Konsultasikan penggunaan pasta gigi ini dengan dokter gigi karena pasta gigi yang terlalu abrasif dapat merusak gigi.
Baca juga: Tren Pasta Gigi Pemutih, Buy or Bye?
Kesimpulan
Garis hitam pada gigi dapat disebabkan oleh karang gigi hitam, karies, noda makanan dan minuman, tambalan logam, maupun kondisi tertentu seperti black stain pada anak. Meski tidak selalu berbahaya, kondisi ini dapat mengganggu estetika dan menjadi tanda awal masalah kesehatan mulut. Cara paling efektif untuk menghilangkan karang gigi hitam adalah melalui scaling dan pembersihan profesional oleh dokter gigi profesional. Dengan kebiasaan menjaga kebersihan mulut dan kontrol rutin, garis hitam pada gigi dapat dicegah dan kamu dapat kembali tersenyum percaya diri. Yuk konsultasikan jika ada garis hitam pada gigi kepada dokter gigi terdekat dan terpercaya di dental care seperti Klinik MHDC dan Medikids!
ditinjau oleh: drg. Rizky Aditiya Irwandi, MSc., Ph.D
Referensi
- Chromogenic Black Dental Staining in Children: A Case Report https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10853677/
- Clinical comparison of the stain removal efficacy of two air polishing powders https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC5594968/
- Tooth staining: A review of etiology and treatment modalities.







