Pernah merasa mulut kering saat bangun tidur? atau malah mulut pahit saat bangun tidur? Kira-kira apa ya penyebabnya? Jadi hal ini berhubungan dengan produksi air liur di mulut. Produksi air liur menurun seiring dengan ritme tubuhmu yang sedang beristirahat saat tidur malam hari. Yuk simak artikel berikut untuk info lebih lengkapnya!
Penyebab Mulut Kering Saat Bangun Tidur
Bernapas melalui mulut saat tidur
Bernapas melalui mulut menurunkan kelembaban rongga mulut di malam hari. Beberapa gejala bernapas melalui mulut di antaranya yaitu:
- Mengorok dengan keras
- Mulut terbuka saat tidur
- Tidur tidak nyenyak dan sering terbangun
Pada umumnya, kebiasaan bernapas melalui mulut berkaitan dengan hambatan pada hidung dan saluran napas bagian atas. Jika merasa sulit bernapas melalui hidung, sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis THT, ya. Kamu bisa datang ke Medikids Green Terrace dan jadwalkan sesi dengan dokter spesialis THT yang ada di sana.

Kurangnya kadar air dalam tubuh
Dehidrasi berkaitan dengan penurunan jumlah dan keenceran air liur dalam mulut. Perbanyak konsumsi air putih secara rutin sepanjang hari serta batasi konsumsi kopi, teh, dan alkohol yang dapat membuat mulut kering.

Kondisi sistemik (e.g. diabetes, konsumsi obat-obatan tertentu)
Penyakit sistemik seperti diabetes kronis dan Sjogren’s syndrome (autoimun) dapat mengganggu fungsi kelenjar liur, sehingga produksi air liur menurun. Selain itu, efek samping obat-obatan rutin dari beberapa penyakit juga menyebabkan mulut kering. Perhatikan efek samping dari obat-obat tersebut agar dapat diantisipasi dengan baik.

Dampak Mulut Kering Saat Bangun Tidur
Bau mulut
Air liur membantu membersihkan rongga mulut dari sisa makanan dan bakteri penyebab bau mulut.

Gigi mudah berlubang dan gusi mudah radang
Selain berfungsi untuk membersihkan, air liur juga berperan dalam menjaga keseimbangan pH dalam rongga mulut. Kondisi mulut kering menyebabkan rongga mulut berada dalam kondisi asam, sehingga gigi menjadi rentan berlubang. Selain itu, kurangnya air liur memicu ketidakseimbangan bakteri dalam rongga mulut dan penumpukan plak, menyebabkan gusi mudah mengalami radang.

Tidak nyaman saat makan dan menelan
Rongga mulut yang kering dapat mempengaruhi persepsi kita terhadap rasa makanan, lho. Tidak hanya itu, air liur yang sedikit akan menyulitkan kita saat menelan makanan.

Cara Menangani Mulut Kering saat Bangun Tidur
Jika kamu atau keluargamu ada yang mengalami gejala mulut kering, simak tips berikut:
1. Minum air minimal 8 gelas per hari
Orang dewasa perlu konsumsi air putih setidaknya 2 liter per hari, terbagi menjadi 8-12 gelas. Minum air putih tersebut secara rutin sepanjang hari, agar kondisi mulut terjaga kelembabannya. Sebelum tidur, siapkan juga air putih di dekat tempat tidurmu.

2. Mengunyah permen karet yang mengandung xylitol
Proses mengunyah meningkatkan produksi air liur, mengurangi sensasi kering dan asam pada rongga mulut.

3. Batasi konsumsi kopi, teh, alkohol, dan rokok
Kandungan kafein, alkohol, serta rokok menyebabkan mulut menjadi kering. Seimbangkan dengan konsumsi air putih.

4. Penanganan gangguan napas saat tidur
Apabila kamu mengalami gejala bernapas lewat mulut saat tidur, periksakan dengan dokter spesialis THT.

5. Konsultasikan kembali obat-obatan rutin
Jika Anda atau keluarga ada yang mengkonsumsi obat rutin dan mulut menjadi sangat kering, konsultasikan kembali obat tersebut untuk penyesuaian dosis.
Baca juga: Memilih Obat Alergi Gatal yang tepat: Panduan Lengkap
6. Sikat gigi rutin 2x sehari dan hindari obat kumur yang mengandung alkohol
Mulut kering meningkatkan potensi gigi berlubang dan radang pada gusi, sehingga penting untuk selalu menjaga gigi dan mulut tetap bersih, terutama sebelum tidur di malam hari.

7. Periksa gigi rutin ke dokter gigi
Melalui cek gigi secara rutin 6 bulan sekali, dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan edukasi yang tepat dan personal sesuai dengan kondisi gigimu. Apabila dibutuhkan, dokter gigi juga dapat meresepkan obat untuk memperbaiki kondisi mulut yang kering. Yuk, periksakan kondisi gigi dan mulutmu di MHDC Clinic atau Medikids terdekat! Kamu bisa langsung reservasi dengan mudah di link berikut, mudah tanpa perlu antri lagi.
ditulis oleh: drg. Khuzaima Adyasti – Medikids Kebon Jeruk
ditinjau oleh: drg. Rizky Aditiya Irwandi, MSc., Ph.D
Referensi:
- Glick et al. (2020). Burket’s Oral Medicine (13th ed.). Elsevier.
- American Dental Association. Xerostomia (dry mouth). ADA Library. https://www.ada.org/resources/ada-library/oral-health-topics/xerostomia
- National Institute of Dental and Craniofacial Research. (2025). Dry mouth: Questions and answers (PDF). https://www.nidcr.nih.gov/sites/default/files/2023-10/dry-mouth-questions-answers_0.pdf






