Apa yang Terjadi Jika Email Gigi Rusak?

Bagikan :

lapisan email gigi

Table of Contents

Email gigi atau enamel gigi adalah lapisan terluar gigi yang berfungsi sebagai pelindung utama dari berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mengunyah makanan hingga paparan minuman asam dan manis. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa kerusakan pada lapisan email gigi bisa terjadi perlahan dan sering kali baru terasa saat gigi mulai sensitif, ngilu, atau tampak lebih kekuningan. Lalu, apa penyebab email gigi rusak dan apa dampaknya jika dibiarkan? Artikel ini akan membahas secara lengkap apa yang terjadi ketika email gigi menipis atau rusak,

Lapisan Gigi

Gigi terdiri dari tiga lapisan yaitu enamel, dentin dan pulpa gigi. Enamel dan dentin merupakan jaringan keras gigi, sedangkan pulpa merupakan jaringan lunak yang terdiri dari saraf dan pembuluh darah. Email atau yang bisa disebut dengan enamel gigi merupakan lapisan terluar dari struktur gigi. Lapisan ini melapisi permukaan mahkota gigi dan berkontak langsung dengan rongga mulut. Enamel gigi merupakan bagian terkeras dari tubuh manusia dan memiliki ketebalan hingga 2,5 mm yang terdiri dari 97% bahan anorganik hidroksiapatit, 1% bahan organik dan 2% air.

Enamel gigi berwarna putih susu atau kekuningan tergantung dari ketebalan dan tingkat mineralisasi. Tingkat mineralisasi yang lebih tinggi akan menghasilkan enamel yang lebih transparan sehingga memantulkan warna kekuningan dentin yang berada dilapisan bawahnya. Pada enamel gigi susu tampak lebih putih susu karena tingkat mineralisasinya jauh lebih rendah daripada gigi permanen.

lapisan email gigi
Anatomi gigi (source)

Seperti yang kita ketahui, enamel gigi merupakan bagian terluar dari lapisan gigi yang berkontak langsung dengan rongga mulut. Enamel gigi sendiri memiliki fungsi untuk melindungi gigi dari gaya fisik, suhu dan senyawa kimia yang jika tidak dilindungi, maka dapat membahayakan jaringan vital didalam pulpa gigi. Meskipun enamel gigi merupakan bagian terkuat dari tubuh, namun enamel gigi tetap bisa mengalami kerusakan. Kerusakan pada enamel gigi dapat mempengaruhi bentuk, fungsi, sensitivitas dan kualitas estetika gigi.

Kerusakan Gigi karena Email Gigi

Karies Gigi (Dental Caries)

Dental Caries atau karies gigi merupakan penyakit multifaktorial yang disebabkan oleh interaksi simultan antara gula dalam makanan, plak gigi, faktor inang dan waktu. Karies gigi dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi akibat dari adanya aktivitas bakteri dalam plak gigi. Proses ini melibatkan demineralisasi enamel yang akhirnya membentuk lubang pada gigi. Kondisi ini terjadi ketika bakteri Streptococcus mutans yang melekat di gigi menghasilkan asam dari sisa-sisa makanan seperti karbohidrat.

apa penyebab email gigi rusak
Tampilan gigi dari sehat (kode 0) hingga berlubang parah (kode 6) – Kriteria ICDAS (source)

Keausan Gigi (Tooth Wear)

Keausan gigi dapat disebabkan oleh erosi, abrasi, dan atrisi. Erosi gigi dapat disebabkan oleh sumber intrinsik  dan sumber ekstrinsik. Sumber intrinsik berasal dari adanya asam, seperti pada pasien yang memilki penyakit GERD atau asam lambung, bullimia yang ditandai kebiasaan muntah setiap setelah makan, konsumsi alkohol kronis, dan kehamilan yang menyebabkan adanya rasa mual dan muntah.

Sedangkan, sumber ekstrinsik berasal dari gaya hidup konsumsi minuman asam seperti soft drink secara sering, resiko lingkungan dan pekerjaan seperti pada perenang akibat adanya kandungan pH tinggi pada kolam renang yang mengandung klorin. Abrasi dapat disebabkan oleh kebiasaan menyikat gigi yang terlalu keras. Sedangkan, atrisi dapat disebabkan oleh adanya kebiasaan menggeretakan gigi (tooth grinding) dan bruxism. Perawatan klinis memerlukan diagnosis dan penilaian risiko untuk memahami etiologi yang mendasarinya, sehingga tindakan pencegahan yang optimal dapat diterapkan. 

keausan gigi
Tampilan keausan gigi (urutan dari kiri ke kanan): Atrisi, Abrasi, Abfraksi, dan Erosi

Jadi, tidak seperti tulang yang dapat melakukan remodeling dan regenerasi. Meskipun enamel gigi merupakan struktur terkuat dalam tubuh manusia, namun, lapisan gigi yang telah rusak akibat dari adanya karies gigi ataupun keausan pada gigi tidak dapat kembali seperti semula. Secara keseluruhan, pencegahan kehilangan mineral enamel akibat karies dan keausan gigi harus menjadi dasar manajemen gigi seumur hidup. Kebersihan mulut dan saran diet gula merupakan hal yang penting, bersamaan dengan terapi pencegahan untuk memiliki gaya hidup sehat serta rutin memeriksa gigi setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi. Jika ditemukan kerusakan pada gigi seperti pada gambar di atas saat pemeriksaan gigi, dokter gigi akan merekomendasikan perawatan yang tepat. Kunjungi Medikids dan MHDC Clinic terdekat di kota kamu dan percayakan kesehatan gigi kamu pada tim dokter gigi di Klinik Medikids dan MHDC.

klinik gigi terdekat

ditulis oleh: drg. Isnaini Aisyah Naser – Medikids Cibubur
ditinjau oleh: drg. Rizky Aditiya Irwandi, MSc., Ph.D

Referensi:

https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6151498/
https://www.sciencedirect.com/science/chapter/edited-volume/abs/pii/B978008102834600001X
https://www.mouthhealthy.org/all-topics-a-z/tooth
https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24993851/
https://www.ada.org/resources/ada-library/oral-health-topics/dental-erosion

Instagram MHDC GROUP