Bau mulut merupakan salah satu keluhan yang sering sekali didapatkan oleh dokter gigi saat pasien datang ke klinik. Penyebab bau mulut sendiri biasanya disebabkan oleh adanya bakteri. Bakteri tersebut bisa berasal dari karies (gigi berlubang), plak dan karang gigi, bahkan karena adanya batu amandel. Kok bisa batu amandel menyebabkan bau mulut? Di artikel ini kita akan membahas bersama tentang batu amandel yang biasanya terlihat seperti putih putih di tenggorokan, penyebab, dan cara menghilangkan batu amandel tersebut.
Batu Amandel
Batu amandel menjadi salah satu masalah kesehatan mulut yang sering menyebabkan rasa ketidaknyamanan, antara lain bau mulut dan sakit tenggorokan.
Tonsilolith, tonsil stone atau yang lebih dikenal dengan batu amandel merupakan batuan kecil berwarna putih kekuningan yang terletak didalam amandel. Batu amandel terbentuk ketika kotoran termasuk sel mati, sisa debris makanan, bakteri yang terperangkap dan lambat laun akan mengeras membentuk batuan di dalam amandel. Amandel (tonsil) ialah dua kelenjar yang terletak dibelakang tenggorokan yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus maupun bakteri yang masuk melalui mulut dan melewati tenggorokan.

Penyebab Batu Amandel
Oral hygiene atau kesehatan gigi mulut yang buruk merupakan penyebab umum terbentuknya batu amandel. Pembersihan mulut yang kurang baik memungkinkan terjadinya penumpukan kotoran yang lebih mudah.

Gejala Batu Amandel
Bau Mulut
Bau mulut (halitosis) merupakan gejala yang umum terjadi dari batu amandel. Batu amandel tersebut akan menghasilkan bau yang tidak enak yang berasal dari bakteri pada tumpukan batuan amandel.

Sakit Tenggorokan
Batu amandel dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau rasa sakit tenggorokan yang terus menerus, disertai dengan perasaan seperti ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan. Batu amandel yang lebih besar juga dapat menyumbat tenggorokan sehingga akan terasa sulit dan sakit untuk menelan. Selain itu, pasien juga dapat merasakan sakit pada telinga karena telinga dan tenggorokan memiliki jalur syaraf yang sama sehingga rasa sakit bisa menyebar. Jika rasa tidak nyaman dan sakit ini berlangsung terus, konsultasikan dengan dokter spesialis THT untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Batuk
Batu amandel dapat merangsang terjadinya refleks muntah dan sering batuk karena seperti terdapat benda asing di dalam tenggorokan.
Baca juga: Batuk Disertai Sesak Napas: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Bintik Putih di Tenggorokan
Gejala yang paling sering ditemui selain bau mulut adalah adanya batuan kecil yang terlihat seperti bintik putih putih di tenggorokan yang berwarna putih kekuningan.
Cara Perawatan Batu Amandel
Perawatan Mandiri
Banyak batu amandel, terutama yang tidak menimbulkan gejala tidak memerlukan pengobatan khusus. Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu menghilangkan batu amandel kecil. Pada batu amandel yang terlihat dapat juga dilakukan untuk mengeluarkannya dengan lembut menggunakan cotton swabs. Namun, harus sangat hati-hati agar tidak merusak jaringan amandel atau memicu refleks muntah.

Pemberian Antibiotik
Pada kasus batu amandel yang berhubungan dengan radang tonsil atau tonsilitis kronis dapat penyedia layanan kesehatan dapat meresepkan antibiotik.
Tonsilektomi
Pada kasus batu amandel berulang atau tonsilitis kronis, tonsilektomi atau metode pembedahan mungkin diperlukan.
Cara Mencegah Batu Amandel
Cara terbaik untuk mencegah terjadinya batu amandel yaitu dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik.
- Rutin menyikat gigi dan lidah dua kali sehari pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur serta rutin menggunakan dental floss untuk membantuk menghilangkan sisa-sisa makanan dan bakteri dari dalam mulut.
- Meningkatkan asupan air minum adalah salah satu cara terbaik untik mencegah terjadinya batu amandel karena dapat membantu menjaga kelembaban mulut.
- Hindari makanan dan minuman manis yang mengandung tinggi gula.
- Berkumur dengan air garam dapat membantu mendisinfeksi mulut dan menghilangkan bakteri yang dapat menyebabkan batu amandel.
ditulis oleh: drg. Isnaini Aisyah Naser – Medikids Cibubur
ditinjau oleh: drg. Rizky Aditiya Irwandi, MSc., Ph.D







